KOTA GORONTALO — Estafet kepemimpinan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Kabupaten Gorontalo Utara resmi berganti. Bupati Thariq Modanggu mengemban amanah sebagai Ketua ORARI Gorontalo Utara periode 2026–2029 setelah dikukuhkan pada Selasa (5/5). Prosesi ini menandai babak baru penguatan komunikasi publik di wilayah tersebut.
Bertempat di Rumah Jabatan Wali Kota Gorontalo, Ketua ORARI Daerah Provinsi Gorontalo Adhan Dambea memimpin langsung prosesi pengukuhan. Momentum tersebut mendorong organisasi radio amatir untuk lebih aktif dalam urusan publik. Fokus utamanya terletak pada sektor bantuan komunikasi dan pelayanan sosial kemasyarakatan.
ORARI bukan sekadar wadah hobi bagi para pegiat radio amatir. Organisasi ini memegang fungsi vital sebagai penyedia jaringan komunikasi cadangan saat infrastruktur telekomunikasi utama lumpuh. Kehadirannya menjadi tumpuan krusial, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam.
Adhan Dambea menekankan pengurus baru harus mampu menerjemahkan peran organisasi ke dalam aksi nyata. Menurutnya, distribusi informasi yang cepat menjadi kunci utama dalam upaya penyelamatan nyawa. Masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari keberadaan frekuensi radio amatir ini.
“ORARI memiliki peran penting dalam membantu pemerintah, khususnya menyediakan jaringan komunikasi saat terjadi bencana atau kondisi darurat lainnya. Ini yang harus terus diperkuat oleh kepengurusan di daerah,” ujar Adhan.
Penunjukan Thariq Modanggu diharapkan mampu memangkas jalur birokrasi dalam koordinasi penanganan bencana. Integrasi antara perangkat daerah dan relawan komunikasi menjadi prioritas utama selama tiga tahun masa bakti ke depan. Sinergi ini bertujuan mempercepat respons lapangan saat krisis terjadi.
Selain mitigasi bencana, kepengurusan periode 2026–2029 juga didorong meningkatkan pelayanan komunikasi sosial. Hal ini mencakup dukungan teknis pada berbagai agenda besar daerah yang memerlukan koordinasi intensif. Langkah tersebut sekaligus memperkuat literasi komunikasi bagi warga Gorontalo Utara.
Melalui kepemimpinan baru ini, ORARI diproyeksikan tetap menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Fokusnya tetap pada menjaga stabilitas informasi dan keamanan warga melalui jaringan frekuensi yang andal. Penguatan organisasi ini menjadi modal penting dalam membangun ketangguhan daerah.