KOTA GORONTALO — Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail resmi melantik jajaran petugas yang akan mengawal keberangkatan jemaah haji musim 1447 Hijriyah. Prosesi pengukuhan yang berlangsung di Asrama Haji Gorontalo ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenhaj Mansur, Plt Kakanwil Kemenag Kaswad, serta jajaran pimpinan OPD terkait.
Sebanyak 150 personel disiapkan untuk mengisi pos pelayanan Embarkasi Haji Antara (EHA) tahun ini. Formasi petugas tersebut terbagi dalam beberapa klaster keahlian untuk memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan tanpa kendala teknis.
Gusnar menegaskan bahwa seluruh petugas wajib menjaga fokus dan dedikasi tinggi selama masa operasional haji. Menurutnya, kinerja tim tahun ini akan dipantau ketat oleh pusat sebagai bahan evaluasi kesiapan daerah.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menaruh harapan besar pada pelaksanaan haji tahun ini. Kesuksesan pelayanan PPIH EHA Gorontalo menjadi kunci utama untuk meyakinkan Kementerian Haji dan Umrah agar segera merealisasikan status Embarkasi Haji Penuh di wilayah tersebut.
“Mari kita semakin kokohkan tugas-tugas kita tahun ini untuk menunjang pelaksanaan embarkasi haji yang Insya Allah akan terwujud beberapa tahun ke depan,” ujar Gusnar Ismail dalam sambutannya.
Gubernur memberikan catatan khusus mengenai ketelitian administrasi. Hal ini meliputi proses imigrasi, pemeriksaan bagasi, hingga teknis pemberangkatan jemaah menuju embarkasi transit di Makassar sebelum terbang ke Arab Saudi.
Usai prosesi pengukuhan, Gusnar melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas penginapan di Asrama Haji Gorontalo. Ia memastikan kesiapan hotel asrama yang akan menjadi tempat transit bagi para calon jemaah sebelum diberangkatkan.
Setiap kamar di asrama tersebut kini dirancang untuk menampung tiga orang jemaah. Pemprov Gorontalo juga telah melengkapi fasilitas penunjang seperti pendingin ruangan (AC), kasur standar hotel, serta sanitasi toilet yang memadai. Menariknya, setiap pintu kamar sudah dilengkapi dengan nama dan foto calon jemaah yang akan menempatinya.
“Selamat bekerja, dan Insyaa Allah semua lancar. Kerja keras itu tidak pernah mengkhianati hasil. Itu pegang baik-baik. Yakin dan percaya, ikhtiar diperlukan sembari berdoa semoga tugas kita semua akan lancar,” tutup Gusnar.