Indonesia Jadi Tuan Rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026

Penulis: Fandi Setiawan  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:24:17 WIB
Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN resmi menyepakati format baru FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan dibagi menjadi dua divisi kompetisi. Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Divisi 1, sementara Hong Kong bakal menggelar pertandingan untuk Divisi 2 dalam turnamen edisi perdana tersebut.

Format Baru Dua Kasta di Asia Tenggara

Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Asia Tenggara. Turnamen bergengsi di kawasan ini, yang kini bertajuk FIFA ASEAN Cup 2026, dipastikan mengalami perombakan format besar-besaran. Berdasarkan bocoran yang dirilis oleh The ASEAN Ball, kompetisi ini tidak lagi menggunakan sistem tunggal, melainkan dibagi menjadi dua kasta atau divisi.

Langkah revolusioner ini diambil setelah FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) pada Kongres FIFA ke-76. Penunjukan tuan rumah pun sudah dilakukan. Indonesia mendapat kepercayaan penuh untuk menggelar pertandingan di Divisi 1, sedangkan Hong Kong akan menjadi pusat gravitasi bagi tim-tim di Divisi 2.

Masing-masing divisi nantinya akan dihuni oleh enam tim nasional. Pembagian tim ke dalam dua kasta tersebut kabarnya akan mengacu pada peringkat FIFA terbaru. Hal ini dilakukan untuk menjamin level kompetisi yang lebih kompetitif dan berimbang di antara negara-negara peserta.

Sinkronisasi dengan AFC Nations League

Perubahan format ini diduga kuat berkaitan erat dengan kalender kompetisi Asia yang makin padat. Munculnya sistem dua divisi di FIFA ASEAN Cup 2026 disebut-sebut sebagai upaya penyesuaian terhadap bergulirnya AFC Nations League. Agenda baru AFC tersebut sudah diluncurkan sejak Desember 2025 sebagai bentuk adaptasi dari kesuksesan UEFA dan CONCACAF.

Dengan adanya pembagian kasta, jadwal pertandingan diharapkan bisa lebih tertata dan tidak berbenturan dengan agenda resmi FIFA lainnya. Selain itu, sistem ini memberikan kesempatan bagi tim-tim dengan peringkat lebih rendah untuk tetap bersaing di level internasional yang relevan dengan kekuatan mereka di Divisi 2.

Detail Kesepakatan FIFA dan AFF

Informasi mengenai struktur turnamen ini diperkuat oleh laporan resmi dari otoritas sepak bola kawasan. Berikut adalah poin-poin krusial yang tercantum dalam bocoran dokumen kerja sama tersebut:

  • Penandatanganan MOU resmi dilakukan selama Kongres FIFA ke-76.
  • Struktur Turnamen menggunakan sistem dua divisi (Tier 1 dan Tier 2).
  • Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah untuk seluruh laga Divisi 1.
  • Hong Kong ditunjuk sebagai tuan rumah untuk seluruh laga Divisi 2.
  • Setiap divisi berisi enam tim nasional.

"FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN secara resmi telah menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dan mengonfirmasi format turnamen untuk Piala ASEAN FIFA 2026 perdana selama Kongres FIFA ke-76," tulis keterangan resmi The ASEAN Football.

"Struktur Turnamen: Sistem dua divisi. Indonesia – Tuan rumah Divisi 1. Hong Kong – Tuan rumah Divisi 2," tambah pernyataan tersebut.

Dampak bagi Timnas Indonesia

Status sebagai tuan rumah Divisi 1 menjadi keuntungan besar bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda dipastikan akan menghadapi tim-tim elite Asia Tenggara di hadapan pendukung sendiri. Dukungan suporter di stadion akan menjadi modal krusial bagi anak asuh pelatih tim nasional dalam memburu gelar juara di format baru ini.

Hingga saat ini, publik masih menunggu rincian lebih lanjut mengenai jadwal spesifik dan mekanisme promosi-degradasi antar-divisi jika sistem tersebut diberlakukan secara permanen. Namun, satu yang pasti, peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara kini memasuki babak baru yang lebih modern dan terorganisasi di bawah payung FIFA.

Turnamen ini diprediksi akan menyedot perhatian besar mengingat gengsi yang dipertaruhkan kini jauh lebih tinggi dengan keterlibatan langsung FIFA dalam struktur kompetisi.

Reporter: Fandi Setiawan
Back to top