NVIDIA Optimasi VRAM DLSS 5, Proses Neural Rendering 2 Kali Lebih Cepat

Penulis: Haris Maulana  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:36:31 WIB
NVIDIA merilis pembaruan DLSS 5 yang memangkas kebutuhan VRAM hingga 20% pada resolusi 4K.

GORONTALO — NVIDIA merilis pembaruan DLSS 5 yang memangkas kebutuhan VRAM hingga 20% pada resolusi 4K dan mempercepat pemrosesan model 3D-Guided Neural Rendering dua kali lipat dibanding versi September. Update Oktober 2026 ini menyusutkan ukuran model sekitar 24% menjadi 118 juta parameter, dengan penerapan perdana di NBA 2K27 pada 16 Oktober 2026. Optimasi ini menjawab kekhawatiran pengguna kartu grafis GeForce soal beban memori saat gaming intens.

Model 3D-Guided Neural Rendering yang diperkenalkan NVIDIA beberapa waktu lalu sempat diragukan kemampuannya saat dijalankan di kartu grafis kelas menengah. Beban VRAM yang tinggi untuk menghasilkan visual mendekati fotorealistis menjadi keluhan utama, terutama ketika pemain mengaktifkan ray tracing dan tekstur resolusi tinggi secara bersamaan.

Pembaruan Oktober 2026 menyasar langsung persoalan itu. NVIDIA mengklaim kombinasi optimasi pipeline dan penyempurnaan model AI memangkas beban proses GPU hingga setengahnya dibandingkan versi sebelumnya, tanpa mengorbankan kualitas visual.

Apa yang Berubah di DLSS 5

Ukuran model Neural Rendering menyusut sekitar 24%, dari sebelumnya menjadi kurang lebih 118 juta parameter. Penurunan itu berdampak pada penggunaan VRAM di resolusi 4K yang turun hingga 20%.

DLSS 5 sendiri bekerja dengan memakai AI untuk membentuk tampilan pencahayaan dan material dalam game. Proses tambahan itu menuntut waktu komputasi dan memori GPU besar, sehingga model yang lebih ringkas memberi ruang lebih lega untuk tekstur, geometri, dan aset game lain.

NVIDIA juga mengeklaim peningkatan frame rate hingga 1,4 kali lipat pada kondisi tertentu. Hasil aktualnya tetap bergantung pada judul game, kondisi GPU, dan pengaturan grafis yang dipakai pemain.

Jadwal Rollout ke Game

Penerapan perdana dijadwalkan pada 16 Oktober 2026 lewat NBA 2K27. Peningkatan performa diperlihatkan melalui video komparasi terbaru yang dirilis NVIDIA.

Hogwarts Legacy dan Where Winds Meet menyusul dalam beberapa pekan setelahnya. Kedua judul itu tengah disiapkan untuk menerima teknologi Neural Rendering versi baru.

Preset C untuk Frame Generation

Selain Neural Rendering, NVIDIA memperbarui teknologi Frame Generation melalui mode Performance baru bernama Preset C. Mode ini mengganti model AI yang sebelumnya dipakai menghitung optical flow pada elemen seperti interface dan efek ray tracing dengan algoritma yang lebih ringan.

NVIDIA menyebut perubahan tersebut dapat meningkatkan kecepatan pemrosesan hingga 35% pada RTX 5060. Preset C mendukung Frame Generation, Multi Frame Generation, dan Dynamic Multi Frame Generation.

Berbeda dari update Neural Rendering, mode ini disiapkan untuk GeForce RTX 40 dan RTX 50 Series. Cakupannya lebih luas karena menjangkau dua generasi kartu grafis sekaligus.

Dampak buat Pengguna di Indonesia

Pemilik RTX 40 Series dan RTX 50 Series di Indonesia berpotensi merasakan manfaat terbesar dari Preset C, mengingat basis pengguna kartu grafis generasi ini terus tumbuh di segmen PC gaming lokal. Penurunan kebutuhan VRAM juga relevan bagi pemain yang menjalankan game di resolusi 4K dengan monitor kelas atas.

NVIDIA belum menyebut apakah optimasi ini akan menyentuh kartu grafis generasi lebih lama. Perusahaan hanya menegaskan fokus saat ini pada lini RTX 40 dan RTX 50 Series.

Rollout DLSS 5 versi baru berlanjut sepanjang Oktober 2026, dengan Hogwarts Legacy dan Where Winds Meet sebagai kandidat berikutnya setelah NBA 2K27.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: jagatplay.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top