GORONTALO — Proyek ambisius Sam Mendes berupa empat film biopik The Beatles tengah memasuki hari ke-180 proses syuting. Produser Pippa Harris mengungkap strategi rilis unik di mana keempat film akan tayang di bioskop pada April 2028 dalam periode yang sama. Penonton diberi kebebasan memilih urutan menonton, baik satu film per pekan maupun maraton dalam sebulan.
Pippa Harris menyampaikan perkembangan proyek tersebut saat sesi tanya jawab karier di London Film Festival. Ia mengaku sempat meninggalkan lokasi syuting selama satu jam untuk menghadiri acara itu sebelum kembali bekerja.
"Kami sedang berada di hari ke-180 syuting hari ini," ujar Harris dengan senyum penuh arti, seperti dikutip dari Deadline. "Saya pergi sebentar untuk acara ini dan akan kembali setelahnya. Ini proyek yang sangat besar."
Strategi rilis yang diusung Mendes terbilang belum lazim untuk industri film arus utama. Keempat film tidak dirilis berurutan dengan jeda berbulan-bulan, melainkan dalam satu bulan yang sama pada April 2028.
Mendes sendiri pernah menyebut konsep ini sebagai "momen maraton pertama di bioskop" saat tampil di CinemaCon 2025. Harris menegaskan, tujuan utamanya adalah memberi pengalaman kolektif bagi penonton di ruang bioskop.
"Saat ini, film-filmnya akan keluar pada 2028, dan kami ingin orang bisa mengalami semuanya di bioskop pada waktu yang sama, dalam periode yang sama," kata Harris di hadapan penonton LFF.
"Itu tidak berarti orang harus menonton keempatnya di hari yang sama. Tapi dalam bulan yang sama, Anda bisa menonton satu per pekan, atau satu film di akhir pekan ini dan film lain di akhir pekan berikutnya. Apa pun caranya, kami berharap orang menonton keempatnya."
Keempat film ini dibintangi nama-nama besar generasi muda Hollywood. Joseph Quinn memerankan George Harrison, Paul Mescal sebagai Paul McCartney, Barry Keoghan sebagai Ringo Starr, dan Harris Dickinson sebagai John Lennon.
Masing-masing film berdiri sendiri sebagai kisah individu dari keempat personel The Beatles. Namun menurut Harris, ada kekuatan akumulatif ketika keempatnya disaksikan sebagai satu kesatuan.
"Mereka berdiri sendiri sebagai cerita individual dari keempat pria itu," kata Harris. "Tapi mereka punya kekuatan kumulatif yang menurut saya lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya."
Harris menambahkan alasan di balik keputusan membuat empat film sekaligus. Menurutnya, The Beatles adalah satu-satunya band yang layak mendapat perlakuan sebesar itu.
"Mereka adalah band terhebat dalam sejarah, dan kami berusaha semaksimal mungkin untuk memberi mereka keadilan. Karena itulah ada empat film. Saya rasa tidak ada band lain yang bisa secara sah dikatakan layak dibuatkan empat film," ujarnya.
Sam Mendes menyutradarai keempat film berdasarkan naskah yang ditulis Jez Butterworth, Peter Straughan, dan Jack Thorne. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Sony Pictures Entertainment dan Neal Street Productions milik Mendes.
Mendes, Harris, dan Julie Pastor dari Neal Street bertindak sebagai produser, bersama Alexandra Derbyshire. Apple Corps Ltd. juga terlibat dalam proyek ini untuk Sony Pictures.
Ini menjadi pertama kalinya The Beatles dan Apple Corps Ltd. mengizinkan penggunaan kisah hidup para personelnya serta musik mereka dalam film yang berskenario. Sebelumnya, berbagai proyek tentang The Beatles lebih banyak berbentuk dokumenter atau film yang tidak menampilkan musik asli band tersebut.
London Film Festival sendiri berlangsung hingga 18 Oktober. Proyek empat film The Beatles ini dijadwalkan tayang di bioskop pada April 2028.