BONBOL — Sejumlah depot mini di Kecamatan Bonepantai mematok harga Pertalite eceran jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) resmi. Warga terpaksa membeli di harga Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per liter karena pasokan di SPBU Bonepantai tidak kunjung normal.
Pantauan lapangan menunjukkan SPBU Bonepantai sempat menghentikan operasi akibat kekosongan pasokan BBM selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Kiriman BBM sempat masuk pada akhir September hingga awal Oktober 2026, tetapi stok langsung habis diserbu warga dalam waktu singkat.
Kelompok yang paling merasakan dampak krisis energi ini adalah nelayan dan petani di kawasan pesisir. Nelayan membutuhkan Pertalite untuk menggerakkan mesin perahu saat melaut, sementara petani memakainya untuk mengoperasikan mesin pompa dan alat mesin pertanian (alsintan).
Keterbatasan pasokan memaksa warga merogoh kocek lebih dalam. Biaya operasional harian membengkak dan pendapatan pekerja sektor informal di wilayah tersebut ikut tergerus.
SPBU Bonepantai berada di Jalur Trans Sulawesi, urat nadi penghubung utama antara Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara. Posisi itu membuat SPBU tersebut tidak hanya menopang kebutuhan warga lokal, tetapi juga tumpuan kendaraan lintas provinsi.
Ketika pasokan nihil, pengendara antarkota yang melintasi rute tersebut berisiko mogok di jalan. Tidak ada pilihan lain selain membeli BBM eceran di depot mini sepanjang jalur.
Kondisi kelangkaan memicu pertanyaan publik mengenai efektivitas tata kelola distribusi BBM di wilayah pesisir Bone Bolango. SPBU yang berada di jalur perlintasan utama antarprovinsi dinilai semestinya mendapat prioritas pengawasan dan kuota yang memadai.
Masyarakat mendesak pengelola SPBU, PT Pertamina (Persero), dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menginvestigasi penyebab tersendatnya pasokan Pertalite. Mereka juga menuntut solusi konkret agar distribusi BBM tidak lagi tersendat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU Bonepantai maupun otoritas Pertamina setempat soal pemicu utama kekosongan stok dan langkah taktis yang akan diambil.