GORONTALO — Kerja sama antara Perumda Muara Tirta dan DLH Kota Gorontalo yang telah ditandatangani baru menyentuh pelanggan kategori usaha. Perluasan ke kelompok pelanggan lain masih menunggu pemutakhiran dan sinkronisasi data, terutama untuk memastikan klasifikasi pelanggan sesuai kondisi sebenarnya.
Lucky menyebut basis pelanggan yang besar membuka peluang bagi pemerintah daerah memperluas penerimaan dari sektor retribusi sampah. Meski begitu, ia menekankan perusahaan daerah tetap harus menjaga keberlangsungan layanan air minum.
Dari 33.651 pelanggan eksisting, sebanyak 25.595 tercatat aktif. Khusus wilayah Kota Gorontalo, pelanggan aktif mencapai 23.531 pelanggan.
Jaringan pelanggan Perumda Muara Tirta tidak hanya di Kota Gorontalo. Sebagian kecil wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo juga masuk cakupan layanan.
"Selain melayani masyarakat Kota Gorontalo, jaringan pelanggan Perumda Muara Tirta juga mencakup sebagian kecil wilayah Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo," ujar Lucky.
Kelompok rumah tangga menjadi penyumbang terbesar basis pelanggan. Rinciannya:
Untuk kelompok sosial, Sosial Umum tercatat 597 pelanggan dan Sosial Khusus 386 pelanggan. Pelanggan pemerintah sebanyak 382 pelanggan.
Dari sektor usaha, Niaga Kecil tercatat 2.314 pelanggan dan Niaga Besar 276 pelanggan. Ada pula klasifikasi khusus sebanyak 4 pelanggan.
Lucky menjelaskan perluasan integrasi ke kelompok pelanggan lain tidak bisa dilakukan serta-merta. Data pelanggan Perumda bukan hanya soal identitas, tetapi juga dasar sistem penagihan dan pendapatan perusahaan.
"Rencana perluasan ke kelompok pelanggan lainnya membutuhkan proses pemutakhiran dan sinkronisasi data. Terutama untuk memastikan klasifikasi pelanggan sesuai dengan kondisi sebenarnya," ungkapnya.
Karena itu, integrasi data perlu dijalankan dengan prinsip tepat sasaran, transparan, dan terukur. Kesehatan Perumda Muara Tirta disebut menjadi modal penting dalam menjalankan kebijakan tersebut.
Perumda Muara Tirta memastikan kondisi perusahaan masih sehat dan pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga. Meski dalam lima bulan terakhir menghadapi tekanan kemarau.
Lucky menegaskan rencana perluasan integrasi tidak semata soal jumlah pelanggan yang bisa dijadikan wajib retribusi. Sistemnya harus diterapkan secara tepat dan transparan.
"Karena itu, rencana perluasan integrasi data retribusi sampah bukan semata soal berapa banyak pelanggan yang dapat dijadikan wajib retribusi, tetapi juga bagaimana sistem tersebut diterapkan secara tepat, transparan dan tetap menjaga keberlangsungan pelayanan air minum bagi masyarakat," pungkasnya.