GORONTALO — Ketua Panitia Kejurda dan Pelantikan FORKI Gorontalo, Adam Dumbi, menyatakan persiapan terus dimatangkan karena kegiatan tinggal kurang dari dua pekan lagi. Rapat-rapat panitia digelar rutin untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan lancar.
"Sekarang kami masih rapat untuk mematangkan persiapan kegiatan," kata Adam, Ahad (04/10/2026).
Perubahan lokasi pertandingan menjadi keputusan penting dalam persiapan kali ini. El Madina yang semula direncanakan sebagai arena dinilai tidak cukup luas untuk menampung seluruh rangkaian pertandingan.
Panitia akhirnya memilih GOR David Tony sebagai arena baru. Keputusan ini diambil agar seluruh pertandingan bisa berjalan tanpa kendala kapasitas.
Kejurda dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Oktober. Pelantikan pengurus FORKI Provinsi Gorontalo diusulkan digelar pada 25 Oktober, bertepatan dengan hari terakhir pertandingan.
Penggabungan dua agenda ini membuat Kejurda bukan sekadar perebutan medali. Momentum tersebut juga menandai masuknya kepengurusan baru FORKI Gorontalo.
Adam menyebut pendaftaran peserta sudah cukup ramai dan sejumlah karateka telah memastikan diri ambil bagian. Panitia mematok target hingga 500 karateka berlaga di Kejurda kali ini.
Jika target tercapai, GOR David Tony akan menjadi panggung besar bagi karateka terbaik Gorontalo. Atmosfer persaingan pun mulai terasa menjelang hari pertandingan.
Dengan waktu kurang dari dua pekan, panitia kini fokus menyelesaikan persiapan teknis. Arena sudah ditentukan, peserta mulai berdatangan, dan rangkaian pertandingan siap digelar.
23 Oktober menjadi awal pertarungan para karateka. Dua hari berselang, giliran FORKI Gorontalo memasuki babak kepengurusan baru.