WhatsApp Uji Desain Bilah Navigasi Mengambang di Android

Penulis: Gilang Permana  •  Senin, 28 September 2026 | 20:19:31 WIB
WhatsApp menguji desain bilah navigasi mengambang pada versi beta Android 2.26.38.10.

GORONTALO — WhatsApp tengah mengembangkan desain bilah navigasi mengambang untuk aplikasi versi Android, terungkap lewat kode beta versi 2.26.38.10. Fitur ini belum diaktifkan untuk penguji beta mana pun dan jadwal peluncuran resminya masih belum diumumkan perusahaan. Perubahan menyentuh elemen antarmuka paling dasar, sehingga berdampak langsung ke cara pengguna menjangkau menu utama sehari-hari.

WhatsApp belum mengonfirmasi kapan desain ini akan tersedia bagi pengguna umum. Informasi awal soal rancangan tersebut muncul dari penelusuran kode pada WhatsApp beta Android versi 2.26.38.10, yang mengutip laporan GSM Arena.

Berbeda dari bottom navigation bar yang saat ini menempel di tepi bawah layar, bilah baru dirancang sebagai elemen terpisah. Artinya, pengguna Android belum bisa mencoba tampilan ini lewat versi WhatsApp yang beredar di Google Play.

Bilah Navigasi Mengambang dengan Sudut Membulat

Rancangan terbaru membuat bilah navigasi tidak lagi menyatu dengan bagian bawah antarmuka aplikasi. Elemen tersebut dibentuk sebagai bar melayang dengan sudut membulat, plus jarak antara bilah dan tepi layar.

Konsepnya disebut punya kemiripan dengan tab bar pada WhatsApp versi iOS. Meski begitu, kemiripan itu tidak berarti WhatsApp akan menyalin desain iOS secara identik ke Android.

Menurut laporan pengembangan, WhatsApp masih menyesuaikan desain untuk platform Android. Efek transparan yang ada di versi iOS belum dipastikan ikut diterapkan.

WhatsApp juga sedang menguji rancangan ini pada mode terang dan mode gelap. Perubahan paling mudah terlihat ketika aplikasi memakai mode terang.

Masih Tahap Pengembangan, Tampilan Final Bisa Berubah

Karena fitur masih berada di tahap pengembangan, elemen visual dan tata letaknya masih mungkin berubah sebelum dirilis luas. WhatsApp dapat melakukan penyesuaian tambahan sebelum desain ini sampai ke penguji beta maupun pengguna umum.

Perusahaan juga belum menyatakan bahwa desain baru ini merupakan respons langsung terhadap masukan pengguna. Laporan pengembangan menyebut ada sejumlah pengguna Android yang sebelumnya meminta penyegaran antarmuka, tetapi WhatsApp belum mengonfirmasi hubungan langsung antara permintaan itu dan rancangan bilah navigasi baru.

Bukan Perubahan Pertama pada Navigasi WhatsApp Android

WhatsApp sudah beberapa kali merombak sistem navigasi Android. Pada 2023, perusahaan memperkenalkan bottom navigation bar yang memindahkan akses ke Chats, Communities, Updates, dan Calls ke area bawah layar.

Langkah itu diambil agar perpindahan antarbagian aplikasi lebih mudah dilakukan di perangkat Android. WhatsApp saat itu menyebut perubahan antarmuka mempertimbangkan kemudahan navigasi sekaligus kebiasaan pengguna.

Dalam pembaruan desain 2024, WhatsApp menyatakan ingin membuat tampilan aplikasi pesannya terasa lebih segar dan modern tanpa mengganggu fungsi utama. Rancangan bilah navigasi terbaru bisa dibaca sebagai kelanjutan upaya itu: navigasi utama tetap di bawah, tetapi cara menampilkannya diubah.

Perubahan Antarmuka Lain di Jalur Beta

Selain navigasi, WhatsApp terus menguji sejumlah perubahan tampilan. Pada pembaruan beta Android versi 2.26.37.6, misalnya, WhatsApp memperkenalkan pengalaman baru terkait chat themes yang memberi lebih banyak pilihan personalisasi tampilan percakapan.

Deretan eksperimen ini menunjukkan WhatsApp aktif menyetel ulang antarmuka Android, meski belum semuanya sampai ke pengguna umum. Sebagian fitur bahkan masih berhenti di tahap kode dan belum diaktifkan untuk penguji beta.

Untuk saat ini, pengguna Android belum bisa memakai desain bilah navigasi mengambang tersebut. Perkembangan berikutnya bergantung pada proses pengujian internal dan keputusan WhatsApp soal desain final yang akan dirilis.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top