Prabowo Tegaskan Sumpah Wujudkan Indonesia Sejahtera Bebas Kelaparan dan Stunting

Penulis: Ivan Setiawan  •  Sabtu, 19 September 2026 | 10:16:32 WIB

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mewujudkan Indonesia yang sejahtera, terbebas dari kelaparan dan persoalan kekurangan gizi pada anak. Penegasan itu disampaikan dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat malam.

Prabowo mengatakan tekad membela bangsa dan negara telah tertanam sejak dirinya berusia muda. Menurutnya, pengabdian kepada negara didasari keinginan melihat Indonesia menjadi negara terhormat dan rakyatnya hidup sejahtera.

"Saya dari kecil, saya disumpah, saya siap waktu itu, 18 tahun, saya siap mati untuk negara ini," kata Prabowo.

Soroti Anak Sekolah Berangkat dalam Keadaan Lapar

Kepala Negara menyoroti kondisi anak-anak yang berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar. Ia juga menyoroti persoalan tengkes atau stunting akibat kekurangan gizi yang masih terjadi.

Prabowo menginginkan tidak ada lagi rakyat Indonesia yang kelaparan. Orang tua, katanya, juga tidak boleh lagi mengalami kesulitan ketika anaknya sakit.

Menurut Prabowo, kekurangan gizi dapat mengakibatkan tulang dan otot anak menjadi lemah. Kondisi itu juga menghambat perkembangan sel otak sehingga memengaruhi kemampuan mereka bersaing dengan anak-anak dari bangsa lain.

"Saya tidak ingin lihat itu. Itu bukan sumpah saya. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya," katanya.

Kesetiaan kepada Bangsa Butuh Keberanian dan Kerja Keras

Prabowo menegaskan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat membutuhkan keberanian, ketabahan, dan kesetiaan. Menurut dia, kesetiaan yang paling utama adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

"Kesetiaan yang pertama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat kita," katanya.

Prabowo menyebut prinsip kesetiaan kepada negara mudah diucapkan. Namun, dibutuhkan kerja keras untuk mewujudkannya.

Pendidikan Negeri dari SD hingga Universitas Harus Gratis

Dalam pidato pada acara yang sama, Prabowo menegaskan biaya pendidikan negeri harus gratis. Kebijakan itu, menurutnya, berlaku mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga universitas negeri.

Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas upaya mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya tersebut. Rapat itu akan membahas langkah konkret merealisasikan kebijakan pendidikan gratis di seluruh jenjang negeri.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top