GORONTALO — Musim kemarau yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia membuat warga di 25 desa di tiga kabupaten Gorontalo kesulitan mendapatkan air bersih. Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari Dapil Gorontalo, Rusli Habibie, menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa tersebut.
Penyaluran bantuan melibatkan sejumlah instansi untuk mempercepat distribusi ke lokasi terdampak. PMI Provinsi Gorontalo, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, dan BPBD Kabupaten Gorontalo Utara menyediakan armada yang digunakan dalam operasi pengiriman air.
Desa-desa yang menerima bantuan tersebar di Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kabupaten Bone Bolango. Warga di wilayah tersebut kesulitan mengakses air bersih karena sumber air mengering selama musim kemarau.
Kekeringan yang melanda Gorontalo merupakan bagian dari dampak musim kemarau yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Kondisi ini membuat kebutuhan air bersih untuk rumah tangga tidak bisa dipenuhi dari sumber air yang biasa digunakan warga.
Rusli Habibie menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyaluran air bersih ke lokasi terdampak. Ia menyebut timnya dan instansi terkait bekerja keras menjangkau desa-desa yang kesulitan air.
"Terima kasih untuk semua yang terlibat seperti, PMI Provinsi Gorontalo, Dinsos Provinsi Gorontalo dan BPBD Kabupaten Gorontalo Utara yang sudah bekerja keras dengan tim saya dalam menyalurkan air bersih," kata Rusli Habibie ketika dihubungi Nusantara1.id.
Rusli Habibie berharap warga Gorontalo yang terdampak kekeringan dapat memanfaatkan bantuan air bersih dengan baik. Ia mengingatkan bahwa pasokan yang tersedia terbatas sehingga perlu diprioritaskan untuk kebutuhan dasar rumah tangga.
Bantuan air bersih ini menjadi salah satu bentuk penanganan darurat bagi warga di wilayah yang mengalami kekeringan. Distribusi ke 25 desa dilakukan bertahap menggunakan armada dari instansi yang terlibat.