Warga Gorontalo Kaget Kilatan Cahaya dan Dentuman di Langit Malam, Ini Proses Meteor Terjadi

Penulis: Haris Maulana  •  Sabtu, 12 September 2026 | 05:16:31 WIB
Kilatan cahaya dan dentuman di langit Gorontalo terekam warga pada malam hari.

GORONTALO — Kemunculan kilatan cahaya terang di langit Gorontalo pada malam hari membuat warga setempat heboh. Cahaya itu tampak hanya dalam hitungan detik, lalu disusul bunyi dentuman. Sejumlah warga mengaitkannya dengan meteor yang melintas di atmosfer Bumi.

Belum ada penjelasan resmi soal peristiwa tersebut. Diperlukan analisis dari lembaga terkait untuk memastikan apakah cahaya dan dentuman itu benar berasal dari meteor atau benda langit lain.

Apa Sebenarnya yang Disebut Meteor

Fenomena yang sehari-hari disebut "bintang jatuh" sebenarnya bukan bintang yang jatuh ke Bumi. Cahaya itu muncul saat meteoroid masuk ke atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi. Istilah meteor merujuk pada fenomena bercahayanya, bukan bendanya.

Ruang angkasa dipenuhi batuan dan debu berukuran kecil. Sebagian merupakan sisa pembentukan tata surya, sebagian lagi pecahan asteroid atau komet. Benda-benda inilah yang disebut meteoroid.

Gravitasi Bumi Membelokkan Lintasan Meteoroid

Meteoroid bergerak mengelilingi Matahari pada lintasan tertentu. Lintasan itu bisa berdekatan atau bahkan berpotongan dengan orbit Bumi. Saat itulah meteoroid berpeluang masuk ke atmosfer.

Gravitasi Bumi berperan ketika meteoroid berada cukup dekat dengan planet ini. Gaya tarik Bumi dapat membelokkan atau mempercepat gerak meteoroid menuju atmosfer. Kecepatannya bisa mencapai puluhan kilometer per detik.

Mengapa Meteor Bercahaya Terang

Begitu masuk atmosfer, meteoroid bergerak sangat cepat dan berinteraksi dengan udara di depannya. Udara di sekitar lintasan memanas hingga menghasilkan suhu sangat tinggi. Pada saat bersamaan, permukaan meteoroid terkikis lewat proses yang disebut ablasi.

Gas dan material yang berpijar itulah yang memancarkan cahaya terang dari permukaan Bumi. Jadi, cahaya yang terlihat bukan karena ada bintang jatuh, melainkan akibat meteoroid yang melesat masuk atmosfer.

Tidak Semua Meteor Sampai ke Tanah

Mayoritas meteoroid yang masuk atmosfer berukuran kecil. Banyak yang hancur sebelum menyentuh permukaan Bumi akibat ablasi. Jika ada material yang bertahan dan jatuh ke tanah, sisa benda itu disebut meteorit.

Perbedaan istilahnya terletak pada tahapannya. Meteoroid adalah benda yang masih di luar angkasa, meteor adalah fenomena cahaya saat benda itu masuk atmosfer, sedangkan meteorit adalah material yang berhasil mencapai permukaan Bumi.

Menunggu Keterangan Resmi soal Fenomena Gorontalo

Kilatan cahaya dan dentuman yang terdengar warga Gorontalo malam itu belum bisa dipastikan berasal dari meteor. Diperlukan analisis dan keterangan dari instansi atau lembaga terkait untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Rekaman CCTV, video warga, lokasi kemunculan cahaya, serta karakteristik suara dentuman bisa menjadi bahan untuk mengidentifikasi fenomena tersebut. Masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan sebelum ada penjelasan ilmiah atau keterangan resmi dari pihak berwenang.

Reporter: Haris Maulana
Sumber: prosesnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top