GORONTALO — Hamzah Idrus menyampaikan pandangan tersebut menanggapi perkembangan industri pertambangan di Provinsi Gorontalo yang dinilai terus bertumbuh. Ia menyoroti keterlibatan masyarakat lokal sebagai indikator manfaat yang lebih penting dibanding sekadar besaran setoran DBH ke kas daerah.
Menurut Hamzah, keterlibatan itu bisa diwujudkan lewat dua jalur utama: penyerapan tenaga kerja dan penggunaan barang serta jasa dari pelaku usaha di daerah. Keduanya dinilai saling menguatkan perputaran ekonomi di Gorontalo.
Hamzah menilai belanja perusahaan di wilayah Gorontalo berdampak langsung pada perputaran uang dan daya beli masyarakat. Semakin banyak transaksi yang terjadi di daerah, semakin besar pula efek ekonominya bagi warga sekitar.
"Contoh seperti pengerahan tenaga kerja, kemudian konsumsi dan semua itu mereka harus belanja di daerah agar bisa mengangkat ekonomi lokal," katanya.
Ia menekankan pentingnya perusahaan tambang memperbanyak tenaga kerja yang berasal dari masyarakat Provinsi Gorontalo. Komposisi pekerja menjadi penentu apakah pendapatan dari aktivitas tambang benar-benar berputar di daerah.
Hamzah mengingatkan bahwa pekerja dari luar daerah berpotensi membawa kembali penghasilan mereka ke kampung halaman. Jika jumlahnya dominan, manfaat ekonomi dari tambang tidak sepenuhnya tinggal di Gorontalo.
"Tidak akan ada gunanya dan tidak akan mengefek lebih jauh apabila karyawan lebih banyak datang dari luar, mereka bekerja di sini," jelasnya.
"Setelah mereka terima apa yang mereka dapatkan, gaji dan sebagainya, mereka akan pulang lagi ke luar daerah Gorontalo," lanjut Hamzah.
Selain soal ekonomi, Hamzah mengingatkan agar perkembangan industri pertambangan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Pemerintah dan pihak terkait diminta melakukan pengawasan agar aktivitas tambang tidak hanya mengejar peningkatan pendapatan.
Ia menilai dampak lingkungan perlu dihitung setara dengan target penerimaan daerah. Pengawasan yang lemah berisiko membuat kerusakan lingkungan tidak terdeteksi sejak awal.
"Yang perlu kita awasinya adalah bukan hanya pendapatannya yang perlu kita pikirkan, tapi bagaimana juga dampak lingkungan," pungkasnya.
Pandangan Hamzah menambah daftar tuntutan agar kehadiran industri tambang di Gorontalo memberi manfaat berlapis: penerimaan daerah, lapangan kerja lokal, hingga kelestarian lingkungan sekitar.