Konversi Toyota Pickup 1982 Jadi EV Buatan Sendiri, Alternatif Lebih Personal dari Slate Truck

Penulis: Eri Subagio  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 04:42:31 WIB
Toyota Pickup 1982 hasil konversi listrik menyelesaikan test drive perdananya di Gorontalo.

GORONTALO — Alih-alih membeli Slate Truck, EV termurah di Amerika Serikat yang dibanderol mulai USD 24.950 (sekitar Rp 399 juta), seorang penggila otomotif memilih jalur konversi mandiri. B_Serious, kreator konten di YouTube, menghabiskan waktu setahun penuh untuk menyulap Toyota Pickup lawas menjadi kendaraan listrik fungsional. Hasilnya baru saja menjalani test drive perdananya.

Pendekatan ini lahir dari kritik terhadap Slate Truck yang dinilai terlalu spartan oleh jurnalis Daniel Golson. Kabin bising, jok keras, dan kaca manual disebut masih bisa dimaklumi di mobil tahun 1982, tapi tidak untuk kendaraan baru tahun 2026. Daripada menerima kompromi itu, B_Serious memilih membuat EV versinya sendiri dari truk legendaris Toyota.

Motor Listrik Craigslist Dipadukan dengan Transmisi Manual Asli

Donor utama proyek ini adalah Toyota Pickup 1982 yang mesin 22R-nya sudah mati total. Alih-alih membuang seluruh drivetrain, B_Serious justru mempertahankan transmisi manual aslinya. Motor listrik Netgain Warp 9 DC yang dibeli bekas dari Craigslist kemudian dihubungkan ke transmisi manual tersebut melalui plat adaptor dan kopling yang dibaut langsung ke "mangled spinny thing" milik motor.

Keputusan mempertahankan transmisi manual bukan tanpa alasan. Selain menyederhanakan koneksi ke drivetrain eksisting, sistem ini memungkinkan mundur tanpa perlu membalik polaritas motor listrik. "Lebih seru juga kalau bisa pindah gigi sendiri, termasuk di mobil listrik," tulis B_Serious dalam deskripsi videonya. Pedal gas baru diambil dari Toyota Prius 2009, memungkinkan kontrol drive-by-wire di truk berusia 43 tahun itu.

Baterai Tesla Model S Bekas, Jangkauan 75-85 Kilometer

Paket baterai dibuat dari lima sel bekas Tesla Model S yang memberikan kapasitas 26 kWh. Hasilnya, jangkauan diperkirakan hanya 75-85 kilometer — jauh di bawah Slate Truck yang mengklaim 205 mil (330 km). Tapi B_Serious menekankan bahwa kebutuhan rata-rata pengemudi harian tidak sebesar itu, dan penambahan sel baterai selalu bisa dilakukan di kemudian hari.

Salah satu detail yang menarik perhatian adalah tulisan "Unleaded Fuel Only" yang ditulis tangan di luar paket baterai. Colokan pengisian daya ditempatkan di bawah tutup tangki bensin asli, membuat tampilan truk tetap orisinal. Sistem kelistrikan 12 volt untuk lampu dan aksesori lain tetap menggunakan aki standar yang diisi ulang saat kunci kontak menyala.

Biaya Proyek Tidak Disebut, Tapi Waktu Jadi Investasi Utama

B_Serious tidak mengungkapkan total biaya konversi ini. Namun jika dibandingkan dengan harga Slate Truck yang sudah termasuk garansi dan sertifikasi pabrik, proyek DIY jelas membutuhkan investasi waktu yang jauh lebih besar. "Pengerjaan konversi EV butuh waktu berjam-jam di garasi, bukan 12 menit seperti video ini," ujarnya.

Meski begitu, nilai dari proyek semacam ini tidak bisa diukur dari harga semata. Setiap komponen — dari motor bekas Craigslist hingga pedal gas Prius — punya cerita sendiri. Untuk penggemar yang menginginkan EV dengan karakter unik dan sentuhan personal penuh, Toyota Pickup listrik bikinan sendiri ini jelas lebih menarik daripada Slate Truck yang serba standar.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: jalopnik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top