GORONTALO — Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Gorontalo tahun ini tidak sekadar seremonial. Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, yang membacakan sambutan tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, secara khusus mengangkat isu krusial yang mengancam fondasi keluarga modern: gawai di genggaman anak-anak.
“Hari ini disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai sosial masuk tanpa permisi ke ruang keluarga melalui gawai di genggaman anak-anak kita. Jika institusi keluarga rapuh, arus zaman ini akan dengan mudah menggilas masa depan mereka. Maka ketangguhan keluarga menjadi keharusan mutlak,” tegas Sofian di hadapan aparatur BKKBN dan perwakilan instansi terkait.
Untuk mewujudkan ketangguhan itu, Sofian menyebutkan tiga pilar utama yang harus diperkuat: kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental. Di bidang kesehatan, ia menekankan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menuntaskan persoalan stunting. Pemenuhan gizi di seribu hari pertama kehidupan, menurutnya, harus menjadi gerakan masif di setiap dapur keluarga.
Sementara dalam mendidik karakter anak, Sofian mengajak seluruh orang tua untuk menjadikan rumah dan keluarga sebagai madrasah abad 21. Dari rumah dan keluargalah, kata dia, integritas, kejujuran, dan kedisiplinan ditanamkan untuk mencetak generasi yang adaptif dan kolaboratif.
“Mari kita jadikan peringatan Harganas tahun ini sebagai momentum untuk memperbarui paradigma bahwa keluarga bukan sekedar unit terkecil masyarakat, melainkan penentu arah pembangunan bangsa. Mari kita bangun keluarga yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekdaprov menekankan bahwa transformasi kualitas sumber daya manusia tidak boleh ditunda dan harus dimulai sejak dari dalam rahim ibu dan pengasuhan keluarga. Tema Harganas ke-33 tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”, menjadi pengingat bahwa peran ayah sama pentingnya dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak.
Upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Gorontalo itu dihadiri oleh aparatur di lingkungan BKKBN Provinsi Gorontalo serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait. Peringatan Harganas tahun ini menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali menempatkan keluarga sebagai benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman.