Pencarian

Wakil Bupati Pohuwato Luncurkan Klinik ITDA, Targetkan Tata Kelola Desa Lebih Transparan dan Akuntabel

Sabtu, 23 Mei 2026 • 11:30:01 WIB
Wakil Bupati Pohuwato Luncurkan Klinik ITDA, Targetkan Tata Kelola Desa Lebih Transparan dan Akuntabel
Wakil Bupati Pohuwato resmi meluncurkan Klinik ITDA untuk mendukung digitalisasi tata kelola desa.

POHUWATO — Pemerintah Kabupaten Pohuwato meluncurkan Klinik ITDA sebagai langkah konkret mendorong digitalisasi tata kelola desa. Layanan ini akan menjadi pusat konsultasi dan pendampingan bagi perangkat desa dalam mengelola administrasi, keuangan, dan perencanaan pembangunan berbasis teknologi.

Apa Itu Klinik ITDA dan Siapa yang Membutuhkannya?

Klinik ITDA merupakan unit layanan yang menyediakan bimbingan teknis langsung bagi pemerintah desa. Sasaran utamanya adalah para kepala desa, sekretaris desa, bendahara, serta operator sistem keuangan desa (Siskeudes) yang masih membutuhkan pendampingan intensif.

Dengan adanya klinik ini, setiap desa di Pohuwato diharapkan tidak lagi kesulitan dalam menyusun laporan pertanggungjawaban atau merencanakan program pembangunan yang sesuai dengan regulasi. Pendampingan dilakukan secara terjadwal dan bisa diakses kapan saja saat ada kendala teknis.

Bagaimana Dampaknya bagi Warga Desa?

Warga desa menjadi pihak yang paling diuntungkan dari program ini. Tata kelola desa yang lebih rapi dan transparan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi penggunaan dana desa dan progres pembangunan.

Selain itu, perencanaan pembangunan yang lebih akurat diharapkan bisa menjawab kebutuhan riil warga, mulai dari infrastruktur, layanan kesehatan, hingga bantuan sosial. Pemerintah desa pun bisa lebih cepat merespons keluhan dan aspirasi masyarakat karena data administrasi sudah terkelola secara digital.

Kapan Klinik ITDA Mulai Beroperasi?

Peluncuran Klinik ITDA dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato belum lama ini. Setelah peresmian, klinik langsung membuka layanan konsultasi bagi para perangkat desa yang telah mendaftar.

Pemerintah kabupaten menargetkan seluruh desa di Pohuwato bisa memanfaatkan layanan ini secara maksimal dalam waktu dekat. Tim pendamping dari ITDA akan melakukan kunjungan rutin ke desa-desa untuk memastikan penerapan sistem berjalan lancar.

Apa Saja yang Perlu Disiapkan Desa?

Desa-desa di Pohuwato diminta untuk menyiapkan perangkat komputer, akses internet, serta sumber daya manusia yang akan menjadi operator. Pemerintah kabupaten juga akan mengadakan pelatihan dasar bagi perangkat desa agar mampu mengoperasikan sistem secara mandiri.

Bagi desa yang belum memiliki infrastruktur memadai, Klinik ITDA akan memberikan rekomendasi teknis dan bantuan pengadaan perangkat secara bertahap. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Pohuwato mewujudkan desa digital yang akuntabel dan bebas dari korupsi administrasi.

Siapa yang Paling Terdampak?

Warga desa, terutama kelompok rentan seperti penerima bantuan sosial dan masyarakat yang bergantung pada layanan publik desa, akan merasakan dampak paling langsung. Tata kelola desa yang transparan meminimalkan potensi penyalahgunaan anggaran dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Perangkat desa juga terdampak positif karena beban kerja administrasi berkurang dengan sistem digital. Mereka bisa lebih fokus pada pelayanan langsung ke warga ketimbang mengurus tumpukan dokumen manual.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks