BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG IICD Dua Tahun Berturut-turut

Penulis: Feri Andika  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:21:01 WIB
BNI kembali meraih predikat Leadership in Corporate Governance dalam The 17th IICD Corporate Governance Award 2026.

GORONTALO — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali meraih penghargaan Leadership in Corporate Governance dalam The 17th IICD Corporate Governance Award 2026, mempertahankan predikat tertinggi tata kelola perusahaan dua tahun beruntun. Penghargaan ini menegaskan posisi BNI di jajaran emiten dengan standar GCG terbaik di pasar modal Indonesia.

Paragraf pembuka: Capaian BNI dinilai Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) melalui metodologi ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyebut penghargaan ini menjadi dorongan bagi perseroan untuk menjaga kualitas tata kelola di setiap proses bisnis dan pengambilan keputusan.

Jejak Peningkatan Sejak 2025

BNI tidak langsung berada di posisi teratas. Pada 2025, perseroan menaikkan pencapaiannya dari kategori Best Overall menjadi Leadership in Corporate Governance. Predikat itu berhasil dipertahankan pada 2026.

Selain predikat utama, BNI masuk daftar Top 50 Emiten BigCap Public Listed Company. Perseroan juga mencatat posisi terbaik dalam penerapan tata kelola di kelompok KBMI 4, yakni bank dengan modal inti terbesar di Indonesia.

Aspek yang Dinilai IICD

Penilaian ACGS mengevaluasi sejumlah aspek tata kelola perusahaan terbuka. Cakupannya meliputi keterbukaan informasi, tanggung jawab pengurus, keberlanjutan, serta perlindungan hak pemegang saham.

Menurut Okki, penerapan Good Corporate Governance (GCG) kian penting di tengah dinamika industri keuangan. Sektor ini menuntut pengelolaan risiko, pengawasan, dan keterbukaan informasi yang makin kuat.

"Bagi BNI, tata kelola perusahaan bukan hanya bagian dari pemenuhan ketentuan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/10/2026).

Fondasi bagi Transformasi Bisnis

BNI mendorong penerapan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan integritas secara konsisten di seluruh lini. Langkah ini untuk menjaga kualitas pengelolaan sekaligus mendukung kelancaran transformasi bisnis.

Penguatan tata kelola juga menjadi bagian dari upaya menjaga fundamental bisnis demi pertumbuhan jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan. "Kami terus memperkuat penerapan prinsip tata kelola yang baik agar setiap keputusan bisnis dijalankan secara bertanggung jawab dan mendukung keberlanjutan perusahaan," tambah Okki.

Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI memperkuat manajemen risiko dan disiplin bisnis. Arahnya sejalan dengan transformasi BUMN yang mendorong perusahaan makin sehat dan kompetitif.

Penutup: Memasuki delapan dekade perjalanan, BNI meningkatkan standar tata kelolanya seiring berkembangnya ekspektasi pemegang saham, nasabah, dan regulator. Predikat dua tahun berturut-turut dari IICD menjadi penanda bahwa konsistensi GCG kini jadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar kewajiban regulasi.

Reporter: Feri Andika
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top