Setelah bertahun-tahun identik dengan perkakas bertenaga besar, Ryobi kini menyasar segmen yang lebih spesifik: perbaikan presisi. Lewat lini Microtech, perusahaan asal Amerika Serikat itu memperkenalkan obeng nirkabel yang tampil ringkas dan — yang paling penting — mengadopsi port USB-C untuk pengisian daya. Ini langkah yang sudah lama ditunggu, mengingat banyak perkakas kecil di pasaran masih bergantung pada kabel micro-USB atau baterai sekali pakai.
Dari bocoran gambar dan spesifikasi awal, obeng ini dirancang untuk menangani pekerjaan seperti membuka casing laptop, memasang baut pada ponsel, atau merakit mainan elektronik. Ryobi menyematkan mekanisme putaran yang lebih presisi, bukan sekadar memutar cepat tanpa kontrol. Bentuknya juga ergonomis, pas di genggaman untuk waktu pemakaian lama.
Yang membedakan dari obeng nirkabel generasi sebelumnya adalah dukungan USB-C. Pengguna tak perlu lagi menyimpan kabel khusus di kotak perkakas. Cukup colokkan kabel yang sama dengan yang dipakai untuk mengisi daya ponsel atau laptop. Ini terdengar sepele, tapi jadi pembeda besar di kelas perkakas rumah tangga.
Peralihan ke USB-C bukan sekadar tren. Untuk pasar Indonesia, di mana banyak rumah tangga sudah memiliki kabel USB-C untuk berbagai perangkat, kehadiran port ini menghilangkan satu lagi kabel 'satu produk satu kabel' yang mengotori laci. Ryobi tampaknya sadar: konsumen tidak ingin repot dengan charger eksklusif untuk obeng yang hanya dipakai sebulan sekali.
Meski Ryobi belum mengumumkan harga resmi, dengan estimasi kurs Rp 16.000 per dolar AS, obeng ini kemungkinan akan dibanderol mulai dari Rp 300 ribuan hingga Rp 500 ribuan di pasar global. Belum ada konfirmasi ketersediaan di Indonesia, mengingat Ryobi biasanya masuk lewat distributor perkakas tertentu.
Target pengguna obeng Microtech ini cukup jelas: bukan tukang bangunan, melainkan mereka yang sering berkutat dengan barang elektronik. Teknisi servis ponsel, penghobi robotik, atau sekadar orang yang suka merakit furnitur IKEA bisa jadi pembeli potensial. Dengan ukuran yang ringkas, obeng ini juga mudah diselipkan di tas laptop — cocok untuk teknisi lapangan.
Ryobi memang bukan pemain baru di dunia perkakas. Tapi dengan langkah ini, mereka menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu soal tenaga besar. Kadang, yang paling dibutuhkan adalah kemudahan sehari-hari. Dan USB-C, di tahun 2024, adalah salah satu kemudahan itu.