Harga Emas Antam Anjlok Rp 18.000 per Gram, Buyback Ikut Terjun Bebas Rp 36.000

Penulis: Ivan Setiawan  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47:31 WIB
Harga emas Antam 1 gram turun menjadi Rp 2.655.000 pada Rabu, 24 Juni 2026.

GORONTALO — Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini dipatok Rp 2.655.000. Angka ini turun dari posisi kemarin yang sebesar Rp 2.673.000 per gram. Namun, yang lebih mencolok adalah harga buyback yang justru ambrol lebih besar.

Antam menetapkan harga buyback hari ini di level Rp 2.372.000 per gram, atau merosot Rp 36.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Artinya, jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya ke Antam saat ini, mereka hanya akan mendapat harga tersebut per gramnya.

Sebagai perbandingan, harga emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada 29 Januari 2026 lalu, yakni Rp 3.168.000 per gram. Kala itu, harga buyback berada di posisi Rp 2.989.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk seluruh pecahan pada Rabu, 24 Juni 2026:

  • 0,5 gram: Rp 1.377.500
  • 1 gram: Rp 2.655.000
  • 2 gram: Rp 5.260.000
  • 3 gram: Rp 7.872.000
  • 5 gram: Rp 13.090.000
  • 10 gram: Rp 26.100.000
  • 25 gram: Rp 65.085.000
  • 50 gram: Rp 130.005.000
  • 100 gram: Rp 259.860.000
  • 250 gram: Rp 649.340.000
  • 500 gram: Rp 1.298.400.000
  • 1.000 gram: Rp 2.595.600.000

Tekanan dari Pasar Global

Anjloknya harga emas Antam sejalan dengan koreksi tajam di pasar internasional. Pada Selasa (23/6), kontrak berjangka emas dunia ambrol 1,3% ke posisi US$ 4.149,40 per ons. Perak pun ikut terseret dengan koreksi lebih dari 5% ke level US$ 62,07 per ons.

Tekanan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran di pasar saham teknologi global. Kekhawatiran investor terhadap sikap hawkish The Fed yang dipimpin Kevin Warsh pekan lalu semakin memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga. Prospek suku bunga tinggi menjadi momok bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Prospek Suram, Bank Besar

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top