GORONTALO — Museum Purbakala Gorontalo resmi menjadi titik kunjungan dalam rangkaian city tour bagi peserta Penas KTNA XVII yang akan berlangsung pada 2026. Keputusan ini diambil untuk memberikan pengalaman sejarah dan budaya bagi delegasi dari seluruh Indonesia yang datang ke Provinsi Gorontalo.
"Kami mempersiapkan museum ini sebagai salah satu titik City Tour para peserta Penas KTNA XVII, dengan memberikan layanan informasi sejarah dan budaya daerah untuk para tamu dari berbagai provinsi yang datang di Provinsi Gorontalo," kata Konservator Museum Purbakala Gorontalo, Fiky Husain, Jumat.
Pihak museum mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang kedatangan ribuan peserta. Namun, mereka memastikan kesiapan penuh untuk melayani kunjungan.
"Kami siap memberikan informasi yang diperlukan pengunjung terkait koleksi maupun sejarah yang ada di museum," ujar Fiky.
Museum telah menerima kunjungan awal dari peserta Penas KTNA XVII asal Provinsi Bengkulu. Para delegasi menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap tokoh-tokoh penting Gorontalo.
"Mereka mencari informasi tentang Nani Wartabone dan ingin mengetahui sejarah perjuangannya," kata Fiky. Selain sang pahlawan nasional, peserta juga antusias mempelajari informasi mengenai sastrawan nasional asal Gorontalo, HB Jassin, serta koleksi sejarah lain yang dipamerkan.
Museum tidak hanya menyajikan koleksi di balik kaca. Para peserta city tour diberikan kesempatan untuk mengenal budaya Gorontalo secara langsung melalui pakaian adat yang dapat dicoba.
Fiky berharap kunjungan ini menjadi sarana efektif memperkenalkan sejarah dan budaya Gorontalo ke kancah nasional. "Kami ingin memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang dari berbagai daerah," pungkasnya.