Bug Recycle Bin Windows Muncul di Semua Versi, Nama File Berubah Jadi Kode Internal

Penulis: Gilang Permana  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:42:01 WIB
Bug pada Recycle Bin Windows membuat nama file berubah menjadi kode internal setelah pembaruan Patch Tuesday Juni 2026.

GORONTALOMicrosoft kembali mengakui adanya gangguan pada sistem operasi Windows menyusul pembaruan Patch Tuesday Juni 2026. Setelah sebelumnya mengatasi masalah BitLocker yang mengunci perangkat, kini giliran Recycle Bin yang bermasalah.

Pembaruan dengan kode KB5094126 menyebabkan anomali pada dialog konfirmasi saat pengguna menghapus file dari Recycle Bin. Alih-alih menampilkan nama file yang mudah dibaca, sistem justru memperlihatkan "nama internal" file — serangkaian kode yang tidak dimengerti pengguna awam.

Daftar Versi Windows yang Terdampak

Masalah ini tidak pandang bulu. Semua edisi Windows yang masih mendapat dukungan keamanan aktif ikut kena imbas, baik versi konsumen maupun server. Berikut daftar lengkapnya:

Windows Client:
- Windows 11 versi 26H1, 25H2, 24H2, 23H2
- Windows 10 versi 22H2
- Windows 10 Enterprise LTSC 2021, 2019, dan LTSB 2016

Windows Server:
- Windows Server 2025, 2022, 2019, 2016, 2012 R2, dan 2012

Dampak ke Pengguna: Hanya Visual, File Aman

Microsoft menegaskan bahwa bug ini terbatas pada tampilan dialog konfirmasi. Proses penghapusan file berjalan normal dan data tidak rusak. Jika pengguna membuka tampilan daftar (list view) di Recycle Bin, nama file yang tertera tetap benar. Begitu pula saat file dikembalikan (restore), nama aslinya tidak berubah.

Dengan kata lain, gangguan ini murni masalah estetika antarmuka. Tapi bagi pengguna yang terbiasa bekerja cepat, dialog dengan kode internal bisa membingungkan dan memperlambat alur kerja.

Kapan Perbaikan Rilis?

Microsoft mengonfirmasi sedang mengerjakan perbaikan permanen. Namun, belum jelas apakah perbaikan akan dikirim lewat Patch Tuesday bulan depan atau melalui pembaruan darurat (out-of-band update) yang bisa dirilis kapan saja.

Bagi pelanggan korporasi, ada solusi sementara (workaround) yang bisa diperoleh dengan menghubungi Microsoft Support for Business. Pengguna rumahan disarankan menunggu pembaruan otomatis dari Windows Update.

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Windows Central dan dikonfirmasi langsung oleh Microsoft melalui saluran resmi mereka.

Reporter: Gilang Permana
Sumber: windowscentral.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top